Follow me on Facebook

SILAHTURAHMI AA UMBARA KETUA DPRD KBB DENGAN MASYARAKAT

Posted by Unknown Minggu, 09 Maret 2014 0 komentar

Lembang, Lintas Metro
                Belum lama ini Aa Umbara Ketua DPRD KBB mengadakan silahturahmi dengfan masyarakat KBB bertempat di Abadi House Lembang KBB. Aa Umbara Sutisna ketika wawancara mengatakan inikan poksi anggota Dewan terutama ketua DPRD KBB kita wajib mengadakan silahturahmi seperti ini juga sudah roksow 13 Kecamatan sekitar 16.000 masyarakat dari mulai tokoh masyarakat, tokoh ulama, tokoh pemuda, ibu-ibu hadir dalam silahturahmi kita dan ini sudah menjadi momen mudah-mudahan kita bias setahun atau dua tahu sekali mengadakan silaturahmi dengan masyarakat, berarti kita dengan dengan rakyat tentunya ini sebuah terobosan mudah-mudahan diikuti oleh anggota DPRD yang lainnya di KBB dan anggota Dewan Kabupaten – kota yang ada di Jabar targetnya seandainya terpilih kembali jadi Dewan barangkali bisa lebih mekedepankan kepentingan mayarakat dalam artian kepentingan umum walaupun kondisi di KBB sudah maju teteapi barang kali masih banyak kekuranga-kekurangan kita mudah-mudahan bisa mengoptimalkan dari sisi kekurangan dan itu juga kerja sama legislative dengan eksekutif harus benar-benar kompak.

                Rian Firmansyah mengatakan “inikan silahturahmi ketua DPRD KBB tentunya menjadi dampak yang positif karena memang seharusnya seorang wakil rakyat harus terjun lagi kemasyarakat untuk bersilahturahmi lagi itu yang paling penting dan kita juga tidak memungkiri bahwa peragmatis politik ini sudah merebah tapi dengan adanya itu kita terus bersilahturahmi tentunya kita tidak bisa menekan hal seperti itu nilai-nilai demokrasi kita tanamkan kembali kepada masyarakat dengan sebaik-baiknya. (Budi)

UPTD Pendidikan Kecamatan Parongpong Gelar O2SN

Posted by Unknown 0 komentar


Parongpong, Lintas Metro
Belum lama ini UPTD Pendidikan Kecamatan Parongpong menggelar Gebiyar O2SN yang bertempat di lapangan Bola UNAI (Universitas Advent). Acara tersebut dihadiri oleh Para Para Pengawas Sekolah, Kepala Sekolah serta tamu ungangan lainnya. 
Dayat, S.Pd. Ketua Panitia O2SN saat diwawancara Lintas Metro mengatakan, “ini adalah agenda tahunan dengan tujuan untuk menggali potensi dari peserta didik dengan memperdayakan guru PJOK untuk menggali potensi anak yang berbakat di bidang olah raga”. Jelasnya
Dikatakan pula bahwa kegiatan O2SN tersebut diikuti oleh 31 Sekolah Dasar yang berada dilingkungan UPTD Pendidikan Parongpong. paparnya
Sebelas cabang olah raga yang dipertandingkan yaitu,  Sepak Bola, Bulu Tangkis, Volley Ball, Tenis Meja, Karate, Pencak silat, Renang, catur, Ontrad, Engran, dogongan dan lomba bakiak.
Untuk Cabang Olah Raga Sepak Bola, Juara I diraih oleh SDN Kartika, juara 2 SDN Kancah dan Juara 3 SDN Tunas Karya.
Menurut Sutisna, S.Pd., Pengawas Olah Raga dan Penanggung Jawab kegiatan, dengan diadakannya O2SN adalah salah satu cara untuk menggali potensi anak, terutama dalam bidang olah raga. “Sampai dimana olah raga itu yang dicapai disetiap sekolah, sehingga nantinya hasil ini bisa mewakili juara tingkat Kabupaten dan berprestasi lebih baik lagi dari tahun-tahun  sebelumnya”. Ungkapnya.

“Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang harus dilaksanakan khususnya dijajaran Dinas Pendidikan di bidang  olah raga”. Pungkasnya. (LM-Budi) 

CIC Lakukan Hajat Cai Tahunan

Posted by Unknown 0 komentar

Parongpong, Lintas Metro
Belum lama ini CIC (Ciwangun Indah Camp) menggelar hajat cai tahunan. Dalam acara tersebut hadir Ketua Komisi I DPR-RI Hj. DR. Adjeng Partai Demokrat dalam rangka kunjungan kerja, Sri Wahyuni Kartika Sari, M.Sn. Caleg dari Partai Demokrat No. Urut I untuk Daerah Pemilihan 5, Cisarua-Lembang-Parongpong Kabupaten Bandung Barat, dengan bintang tamu Komedian Ki Daus.
Menurut H. Kosasih Pemilik CIC (Ciwangun Indah Camp) kepada Lintas Metro mengatakan, “saya merasa senang, bangga dan terhormat dengan kedatangan DR. Adjeng sebagai Ketua Komisi I DPR-RI dari Partai Demokrat yang mana keperdulian beliau sangat positif sekali melaksanakan penanaman sejuta pohon, selain itu beliau menyumbang pohon dan diserahkan kepada saya selaku Ketua P3A dan kemudian dari saya diserahkan kembali kepada Ulu-ulu untuk ditanam disekitar CIC sebagai serapan air.
Sri Wahyuni Kartika Sari, M.Sn Calon Anggota Legislatif Kabupaten Bandung Barat (KBB) dari Partai Demokrat saat diwawancarai Lintas Metro mengatakan, “seandainya saya terpilih jadi Dewan, tentu saja saya akan menyelaraskan dengan apa yang sudah diluncurkan oleh Partai terutama BLSM, PNPM berkesinambungan dengan program yang sedang berjalan”. Janjinya.

menurut Sri, Tentu saja ada unsure-unsur yang terlibat antara lain yaitu Pemerintah Daerah. “Tapi yang pasti saya akan mengedepankan tentang perempuan, pasalnya hal tersebut belum menjadi perioritas, terutama tentang pemberdayaan  perempuan. Saya ingin perempuan KBB khususnya di Dapil saya itu lebih maju terutama dalam industry kreatif. Bahwa ibu-ibu bagai mana bisa menghasilkan sesuatu untuk dirinya keluarga masyarakat tanpa meninggalkan rumah sehingga perempuan lebih berdaya”. Pungkasnya. (LM-Budi)

Sertijab dan Pisah Sambut Jajaran POLRES Garut

Posted by Unknown 0 komentar
Kapolres Garut AKBP Arif Rachman bersama T. Juharman Wartawan SKU Lintas Metro


Garut, Lintas Metro
Belum lama ini POLRES Garut laksanakan Setijab dan Pisah Sambut. Acara tersebut dihadiri oleh para petinggi POLRES Garut, Rusli Gunawan Ketua FKPM Polres Kabupaten Garut dan Sekjen FKPM POLDA Jabar serta tamu undangan lainnya.
  Jabatan Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Garut diserah terimakan dari AKP Bariu Bawana Darnadi kepada AKP Asep Muslihat.
AKP Bariu Bawana selanjutnya akan mengemban tugas baru sebagai Kasatlantas Polres Subang. Sedangkan penggantinya, AKP Asep Muslihat sebelumnya menjabat sebagai Kaplosek Sukawening, Kab. Garut.
Selain melaksanakan serah terima jabatan Kasatlantas, Polres Garut juga melakukan rotasi terhadap sejumlah kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Yang ada dilingkungan Polres Garut.
Posisi Kapolsek Sukawening yang sebelumnya ditempati AKP Asep Muslihat, Selanjutnya diisi Iptu Remmy Syahputra. Sedangkan, Kapolsek Cibatu dijabat AKP Sukarso, Kapolsek Karangpawitan dijabat Kompol Budiman, Kapolsek Pameungpeuk di tempati AKP Adi Kusbianto, dan Kapolsek Banjarwangi diisi Iptu Medi.
Sementara, Kapolsek Bayongbong yang baru diemban AKP Bambang Supriyono, Kapolsek Cisurupan ditempati AKP Krisna, Kapolsek Cikajang diisi AKP Cecep, dan Kasat Binmas dijabat AKP Poniman.
Sedang kan yang Pindah adalah: Kompol Akp H. Gandhi Jukardi yang semula menjabat Kapolsek Bayongbong sekarang menjabat Kapolsek Cihideng Polres Tasik Kota, Kapolsek Cisurupan lama yakni Kompol AKP Kuswanto sekarang menjabat Kanit Intel Polda Jabar, Kapolsek Cibatu lama yakni Kompol Agus Aw menjabat SPN Cisarua Lembang, Kapolsek Pamengpeuk lama yaitu Kompol AKP Liman sekarang menjabat Bag O Analis Kebijakan Polres Garut.
Dijajaran Samsat Garut pun terjadi Rotasi diantaranya: Baur STNK lama yaitu Usep, SE digantikan oleh AIPTU Budiman, SH, sedang AIPTU Usep. SE sekarang menjabat Baur BB Lakalantas, posisi Baur Cek Fisik Samsat sekarang diduduki oleh Brig. Riki.
Kaplores Garut, AKBP Arif Rachman dalam sambutannya mengatakan, rotasi di lingkungan kepolisian merupakan hal yang biasa. Arif meminta agar para perwira polisi ini dapat segera beradaptasi dan melakukan tugas secara optimal ditempatnya yang baru. Beliau juga mengingatkan anggotanya, baik yang menjabat sekarang atau yang telah pindah agar senantiasa harus mengedepankan loyalitas dan pelayanan terhadap masyarakat dan mampu berbaur serta menyatu dengan masyarakat..
“Melayani, melindungi dan mengayomi masyarakat jangan dijadikan slogan saja, akan tetapi harus dapat di implementasikan dan di kombinasikan dalam kehidupan sehari hari, agar citra POLRI di mata Masyarakat dapat diterima dengan senang hati”. Paparnya.
"Saya ucapkan terima kasih dan selamat karena menempati posisi yang baru. Semoga di tempat yang baru ini bisa lebih sukses lagi," pungkasnya. (LM-TJ)

Musrembang Tingkat Kecamatan Di Kabupaten Garut Serempak Dilaksanakan

Posted by Unknown 0 komentar

Garut, Lintas Metro
Hampir seluruh Kecamatan di wilayah Kabupaten Garut melaksakan MUSREMBANG, salah satu yang Lintas Metro kunjungi adalah Kecamatan Sukaresmi Kabupaten Garut. hadir dalam MUSREMBANG tersebut Drs Dadang Herawan MSi, Tim dari BAPPEDA, Kepala UPTD, Para Kepala Desa, BPD serta para Tokoh Masyarakat.
 MUSREMBANG kali ini terasa berbeda karena Camat dan Tim dari. Bappeda Garut menggenakan Pangsi dan Iket atau berpakaian adat Sunda.
Dalam sambutannya Drs. Dadang Herawan, MSi. lebih mengingatkan. akan Visi Pemerintah Garut 2014_2019 yaitu Bermartabat, Nyaman dan Sejahtera serta visi dan moto Kecamatan Sukaresmi yaitu Sauyunan, Enggal, Unggul, Nyaman, Gulilah, Iman dan taqwa (SEUNGIT).  
Kecamatan Sukaresmi telah mendapatkan Penghargaan tertinggi Untuk Lomba Kinerja Tingkat Kecamatan se- Kabupaten Garut, manakala Kecamatan ini Berhasil meraih Juara 1 untuk Golongan B,
Drs Ijang Kasubid BAPPEDA mengatakan, sesui dengan UU No. 25 Tahun 2004, tujuan dari pada MUSREMBANG ini garis besar nya adalah untuk merencanakan, merumuskan program pembangunan untuk Tahun berikutnya, dengan tujuan agar mampu meningkatkan dan mendorong tingkat ekonomi dikalangan. Masyarakat, baik ditingkat Desa, Kecamatan ataupun tingkat Kabupatenupaten. Paparnya.
 “Program prioritas ini lebih mengarah untuk lebih meningkat kan tingkat pendidikan dengan standar Nasioanal, peningkatan mutu dan standar pendidikan, Peningkatan standar Kesehatan di kalangan Masyarakat,peningkatan perilaku bersih dan sehat, peningkatan tenaga pelaksana kegiatan Kesehatan, peningkatan pelayanan RSU Dr Slamet dan RSU Pameungpeuk, Pengembangan Pasar Desa, penataan Kota (parkir dan PKL), penangulangan pengangguran dan kemiskinan”. Jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut juga Drs Ijang menyampaikan tatacara pelaksanaan teknis dan mekanismenya. “ada 4 pintu yang harus ditempuh: Demokrasi, ekonomi,Agamis dan kwalitas. Setelah Musrenbang kali ini, di harapkan kedepan nya Para Kepala Desa dapat menyusun prioritas program  pembangunan apa saja  untuk kemudian di. Bentuk nya  RPTK, yang akan di usung oleh tingkat kecamatan ke tingkat kabupaten yang kemudian akan direkomendasi oleh bappeda kabupaten untuk diajukan ke tingkat Musrembang Kabupaten”. Pungkasnya. (LM-TJ)

Siswi SDN 1 Pasirwangi Menjadi Team Lomba Tari Terbaik

Posted by Unknown 0 komentar

Garut, Lintas Metro
SDN Pasirwangi 1 menjadi Juara 1 dalam Lomba SPKGS tingkat Kecamatan yang diadakan di Aula Desa Padasuka untuk bidang Kreasi Mojang Ngibing / Seni Tari Asuhan Hj Entin Pondok Olah Seni Garut, yang di ikuti seluruh SDN se-Kecamatan Pasirwangi,
Hadir dalam acara tersebut Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Pasirwangi Drs. Asep Nurjaman bersama jajaran pengurus PGRI dan Ketua K3S serta masyarakat yang ingin menyaksikan Lomba tersebut,
Dalam Lomba SPKGS itu, siswi SDN 1 Pasirwangi menjadi team terbaik dalam gelaran lomba Tari ini.
Menurut Mega Yuliana S.Pd pelatih, “memang sangat sulit membentuk karakter kekompakan namun berkat kemauan keseriusan dan disiplin tinggi akhir nya anak anak dapat menyerap ilmu yang saya terapkan”. Ujarnya
 Ditemui di tempat terpisah, Dra. Iis Rohayati Kepala Sekolah SDN Pasirwangi 1  dirinya mengaku sangat bangga akan prestasi yang diraih Siswanya dan
“Kedepannya kami akan lebih meningkatkan lagi porsi latihan, agar mampu bersaing dengan para peserta lainnya di tingkat Kabupaten”. Ungkapnya.

Kepsek juga berharap siswinya dapat menjadi figur yang mandiri dan dapat mengharumkan nama keluarga, sekolah dan daerah nya. Pungkasnya. (LM-TJ)

Kontes Burung Road To HUT TVRI ke 27, Carut Marut

Posted by Unknown 0 komentar
Garut, Lintas Metro
Sajian Kontes Burung Bertajuk Road To HUT TVRI ke 27 yang bertempat di UNIGA Garut, diluar dugaan. Acara yang pelopori oleh Rudi sebagai Ketua Panitia, Dudi Mawar sebagai Ketua Pelaksana dan Dr. H. Abdussy Syakur sebagai Penanggung Jawab, seharusnya menjadi tontonan yang menarik dan tertib, namun sebaliknya acara tersebut ternyata menjadi carut marut.
Kondisi lapangan yang berada di belakang Kampus ini dinilai kurang menjadi perhitungan panitia, pasalnya kencangnya terpaan angin mengganggu kerjanya para fighter jago jago burung di lomba ini.
Hal tersebut terlihat ketika para peserta pribumi atau dari daerah Garut dan peserta dari luar Garut yang merasa kecewa dan melayangkan protes keras terhadap Panitia. Tak pelak hal itu hampir membuat terjadinya amuk peserta yang merasa tidak puas dengan kinerja para juri yang menurut peserta dinilai berat sebelah dan menggiring ke salah satu peserta untuk menjadi juara nya.
Ketidak tegasan panitia ini berdampak sekali, sehingga para peserta tidak lagi menggubris peringatan Panitia untuk tidak berteriak, nyatanya hampir seluruh peserta ini berteriak dan menjadikan ajang ini tidak menjungjung nilai ketegasan seperti tertulis dalam pamplet dan brosure yang disitu jelas tertulis “semua kelas Non Teriak”, alias tidak boleh menyebutkan nomer gantangan.
Peserta asal Hampor dan Tarogong, sebut saja Upay dan Iwan mengatakan kepada Lintas Metro bahwa hal ini sangat memalukan memalukan Garut sebagai pribumi. Mereka berharap, panitia selektif, baik dalam persiapan atau pun recruitment Korlap dan para juri serta kepanitiaan yang lain.
“Kerja korlap dilapangan kurang berperan aktif sehingga para juri terlihat berkelompok. Tugas korlap adalah mengatur rotasi posisi juri agar tidak selalu di satu tempat dan harus segera berteriak lantang menyerukan agar berpencar apabila melihat juri. Juri terlalu lama berdiam /ngetem. Sehingga banyak burung burung lainnya yang tidak terkontrol disebabkan karena waktunya yang sedikit”. Ujarnya.
Ketidakhadiran Penanggungjawab acara dinilai para peserta dari luar garut tidak memberikan sambutan baik. “Sebagai Tuan Rumah sebaik nya memberi sambutan, ini kan tidak lucu, sebagai Penanggung jawab seharus nya ada di tempat. Akh kaduhung milu kontes di Garut tara bener”. Ujar salah seorang perserta dari Luar Garut sambil kembali mengemasi burung burung nya dan tidak jadi menggantangkan burung nya.
Sungguh ironis, lomba setingkat ROAD to HUT TVRI dengan Tiket yang lumayan antara 150 ribu dan dirasakan oleh para peserta cukuplah mahal ini tidak dapat memuaskan para Kontestan. Hal itu di tandai dengan banyak nya nada protes dari para peserta. “bagaimana Garut ingin maju, bila kondisi ini tetap dibiarkan?”. Celotehnya.
Kericuhan terjadi dikala salah satu peserta burung Anis kelas ebod vit dengan Tiket pendaftaran 150 tidak mendapat bendera nominasi, tetapi para juri tidak ada yang memantau atau memberi bendera nominasi, padahal anis nya dari awal kerja jujur, dan dikelas kenari ebod vit yang tiket nya sama yaitu 150 ribu banyak peserta yang kecewa.
Iwan peserta dari Tarogong kidul yang menggantangkan kenari Jagoan nya pada helatan di copong beberapa hari yang lalu masuk digelaran BNR sebagai nominasi juara Harapan pertama, kali ini harus gigit jari karena burung nya sama sekali tidak dipantau dan diberi nilai yang sesuai, dan harus pulang dengan rasa kecewa.
“Gelaran seperti ini tidak layak untuk diikuti lagi. Peserta yang lain jangan mau hanya sebatas penyumbang saja, kita kan daftar sama, ya seharusnya dipantau dong jangan dipilih pilih”. Keluhnya
Dalam hal ini, Mandala Bird Club (MBC) menjadi penggagas event yang dinilai sebagian besar gagal membangun citra kontes burung yang di dukung oleh Prof. Dr. H. Abdussy Syakur Amin M.Eng.
LM sempat menghubungi Rudi, Ketua Panitia, dan dirinya mengemukakan bahwa memang kejadian seperti ini telah terjadi dan hanya pasrah menerima kenyataan pahit ini. Ujarnya.

“Hanya peserta dan Masyarakat luas yg dapat menilai, betapa pentingnya nilai fair play dan kedisiplinan. semoga saja Garut kedepan lebih mengedepankan nilai sportifitas dan kedisiplinan. Insya alloh kedepan Garut Lebih di minati untuk penyelenggaraan Kontes atau Lomba burung setingkat Jabar. Pungkasnya. (LM-TJ)

widget 1

widget 2

widget 3

widget 4